TPA Alhikmah Kepulauan Selayar Terima Dana Rp. 50.000.000

  • Nov. 23, 2021, 3:49 p.m.

-

 

Selayar (Humas Benteng) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Nur Aswar Badulu kunjungi lokasi pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Taman Pendidikan Alquran Al-Hikmah Mare-Mare. Dalam kunjungannya, Kakankemenag Selayar tersebut didampingi oleh Kepala Sub. Bagian Tata Usaha dan Kepala Seksi Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren, Hj. Suryani beserta staf. (Selasa, 23 November 2021).

Dalam pertemuan siang tadi, Pimpinan TPA Alhikmah, Hanisun, A. Ma melaporkan kepada Kakankemenag Selayar bahwa lokasi pembangunan Ruang Kelas Baru dialihkan ke tempat lain yang memiliki legalitas tanah yang lebih kuat dari yang pertama. Menurutnya, tanah yang dimanfaatkan selama ini buat PBM (proses belajar mengajar) adalah tanah pinjaman sementara yang sewaktu-waktu dapat ditarik oleh pemiliknya.

Ekawati, S.Pd, Sekretaris TPA Alhikmah juga menyampaikan hal yang senada. Dalam penjelasannya, dia  menambahkan bahwa Ruang Kelas Baru insya Allah akan dibangun di atas tanah hibah yang diberikan oleh salah satu tokoh masyarakat Dusun Mare-Mare. Bahkan menurutnya, pemberi hibah juga akan membantu proses pembangunan dalam aspek-aspek tertentu.

Kepada Kakankemenag, Eka juga sampaikan terkait tekhnis pembangunan Ruang Kelas. Eka katakan bahwa Anggaran Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) yang akan segera dicairkan oleh Pemerintah lewat Kementerian Agama, rencananya akan dimanfaatkan buat pembangunan ruang kelas dengan ukuran 5 X 6 Meter.

insya Allah, walau dengan dana yang terbatas kita akan upayakan pembangunan tersebut akan selesai sesuai dengan harapan pemerintah, di bulan desember mendatang.” Ujarnya berapi-api.

Menurut Eka yang di masyarakat sekitar juga dikenal sebagai sosok yang multi talenta, dana sebesar itu dianggap sangat terbatas setelah memperhatikan kondisi lapangan yang membutuhkan timbunan yang tidak sedikit karena berada di tempat kerendahan.

Dalam proses pembangunan nantinya, pihak TPA Alhikmah rencananya akan mengajak masyarakat sekitar untuk ikut serta berpartisipasi, bahkan pemerintah desa juga akan diajaknya. Dalam hitungannya, ada beberapa bagian penting dari pembangunan yang dapat diswadayakan, di antaranya adalah tanah timbunan, rangka atap, dan upah pekerja. (Myr)


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga