Tiba-Tiba Mutasi, Ternyata Begini Tujuannya Kata Kamad Mis Aisyiyah Selayar

  • July 19, 2021, 10:01 a.m.

-

 

Selayar (Humas Benteng) Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta Aisyiyah, Alham Radjab kembali gelar majelis ilmu untuk seluruh jajarannya. (sabtu, 17 Juli 2021)  Majelis Ilmu yang digelar bulanan itu, selain bertujuan untuk menambah wawasan keilmuan dan spirit ruhiyah, juga dijadikan wadah untuk mempererat silaturrahmi antar guru, komite sekolah, dan keluarga besar MIS Aisyiyah.

Muhammad Yamril, salah seorang pembina Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim Selayar yang tampil sebagai nara sumber kemarin, berkenan mengulas tentang sejarah Nabiullah Ibrahim as. Hal tersebut sengaja menjadi topik bahasan, mengingat hari Idul Quran yang akan dilaksanakan dalam beberapa ke depan adalah merupakan Sunnah Nabiullah Ibrahim as. Muhammad Yamril menegaskan bahwa dengan berkurban pada Hari Raya Idul Adha, seseorang telah mengikuti ajaran Nabiullah Ibrahim as. dan akan peroleh pahala kebajikan dari setiap bulu dari hewan yang dikurbankannya.

Majlis Taklim Mis Aisyiyah yang diadakan di rumah Jumriani, salah seorang guru, juga turut dihadiri oleh pengurus komite sekolah di antaranya adalah Muhammad Husni, S. Ag, Drs, Ruknuddin, dan juga H. Jumaruddin, salah satu pendiri dan perintis Mis Aisyiyah.

Acara yang diadakan saat hujan deras mengguyur Kota Benteng pada pagi menjelang siang kemarin, juga dirangkaikan dengan arisan dan perpisahan atas dimutasinya 2 (dua) guru senior guru sekolah tersebut; Ahdi Nur, A. Ma dan Marlia, S. Ag.

Mengutip ucapan Kakankemenag Kepulauan Selayar bahwa mutasi bukan persoalan Like atau Dislike, maka Alham Radjab dalam sambutannya juga mengatakan,

Mutasi itu adalah Musibah tanpa resiko.”

Menurutnya, mutasi dari satu tempat ke tempat lain, atau dari satu jabatan ke jabatan lain adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi, lembaga, ataupun instansi. Mutasi dibutuhkan adalah untuk meningkatkan produktifitas kerja, menyeimbangkan antara tenaga kerja dengan komposisi jabatan, memperluas dan menambah wawasan karyawan, sarana promosi jabatan, serta untuk menguji loyalitas karyawan kepada pimpinan.

Acara Perpisahan yang juga sempat dihadiri oleh Kepala Sub. Bagian Tata Usaha, H. Firman juga turut dimeriahkan dengan pemberian bingkisan dari pihak sekolah kepada guru yang memperoleh tugas baru; Ahdi Nur di MIN 5 Baera dan Marlia di MIN 4 Kepulauan Selayar.

Di akhir sambutannya, Alham menambahkan bahwa bingkisan yang dihadiahkan oleh teman-teman adalah tanda cinta dan harapan agar silaturrahim tetap terjalin dengan baik walaupun berada di tempat yang terpisah. (Myr)

 


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga