Segini Jumlah Hewan Kurban Di Kemenag Selayar

  • July 21, 2021, 3:36 p.m.

-

 

Selayar (Humas Benteng) Hari ini Kepala Kantor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Aswar Badulu bersama dengan Kepala Sub. Bagian Tata Usaha, Firman pantau pemotongan hewan kurban Kemenag Kepulauan Selayar di Jalan KH. Abdul Kadir Kasim hari ini. (Rabu. 21 Juli 2021)

Menurut Kakankemenag Selayar, pemotongan hewan sengaja dilakukan pada hari pertama Hari Tasyrik adalah dalam upaya menghindari kerumunan yang lebih banyak sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia beberapa hari sebelum pelaksanaan Idul Adha.

Penyembelihan Hewan Kurban dilaksanakan pada Pukul 09:00, sesuai dengan tuntunan Nabi Saw. yang biasa menyelenggarakan penyembelihan pada waktu dhuha. Menurut sebahagian ulama fiqhi, kata Tadhiyah mengisyaratkan kepada waktu pelaksanaan kurban di waktu Dhuha, saat matahari sudah mulai meninggi.

Dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, hadir juga saat penyembelihan Kasi Bimas Islam, Kasi Pendidikan Agama Islam, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kasi Diniyah dan Pondok Pesantren, Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta beberapa staf yang telah ditunjuk sebagai Panitia Kurban berdasarkan Surat Keputusan Nomor 225 Tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor.

Hayuddin, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Benteng masih tetap mendapatkan kepercayaan untuk menyembelih hewan kurban sebagaimana pada tahun sebelumnya. Hayuddin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kemarin setelah selesai shalat Idul Adha juga menyembelih 13 ekor sapi di wilayahnya.

Terdapat 4 (empat) ekor sapi yang dikurbankan oleh Kemenag Selayar di Tahun ini. Jumlah itu belum termasuk hewan kurban yang dikurbankan oleh warga Kementerian Agama di tempat lain bersama dengan warga masyarakat tempat domisili mereka.

Telah diterapkan sejak beberapa tahun lalu, bahwa penyelenggaraan kurban di Kemenag Selayar dikoordinir oleh pihak kantor secara langsung, bendahara keuangan. Informasi yang diperoleh dari Bendahara, dana kurban tersebut dicicil oleh warga kementerian selama 11 (sebelas) bulan dengan rincian Rp. 200.000/ bulannya.

Menurut sebahagian ASN yang dimintai keterangannya, bahwa mereka merasa senang dan sama sekali tidak terbebani  dengan pola sebagaimana tersebut di atas, menabung setiap bulannya untuk dapat berkurban di Idul Adha. (Myr)

 

 

 

 


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga