Putra Asli Kalepadang Kepulauan Selayar Sampaikan Khutbah Jumat Di KBRI Washington DC. Amerika Serikat

  • May 10, 2021, 8:07 a.m.

-

 

Kemenag Selayar (Humas Kemenag) Sejak keberadaannya di Washington DC untuk menjadi Imam Ramadhan, Syawal, putra asli Desa Kalepadang Kabupaten Kepulauan Selayar juga sampaikan Khutbah Jumat di Kedutaan Besar Republik Indonesia yang terletak di Washington DC Amerika Serikat (Jumat, 07/05/2021). Sebagai seorang qari nasional, pihak panitia yang mengundang juga telah membuat berbagai jadwal kegiatan yang cukup padat selama keberadaannya di Negeri Paman Sam.

Dalam khutbahnya yang cukup singkat di Embassy Of Indonesia, Syawal membahas perihal siklus kehidupan manusia sebagaimana yang tertera di dalam alquran surat Ar-rum ayat ke 54.

”Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.”

Dalam pembahasannya, Syawal mengatakan bahwa manusia secara umum akan melewati ketiga siklus sebagaimana yang disebutkan oleh Allah swt. dalam firman-Nya. Olehnya itu, manusia tidak sepantasnya bersifat angkuh dan takbur di dalam hidupnya sebesar apapun kesuksesan yang telah diraihnya dan sekuat apapun fisik yang dimilikinya.

Karena di Amerika protokol kesehatan sangat dijaga, maka khatib sebelum menyampaikan khutbahnya wajib untuk divaksin dan seluruh jamaah harus juga melewati swab. Itulah sebabnya sehingga yang hadir saat shalat jumat hanya kisaran 20 jamaah.”

Pada hari yang sama, Syawal juga dijadwalkan akan melantunkan ayat-ayat suci alquran pada pertemuan para Imam Masjid se-washington DC. Perkumpulan para Imam tersebut tergabung dalam wadah Featuring community leaders from across DC. Maryland Virgina. Menurut Syawal, acara yang dihadirinya itu adalah dalam rangka syukuran atas 9 tahun usia Featuring Community Leaders.

Syawal juga katakan, Los Angeles juga menantikan kehadirannya untuk menjadi Imam di salah satu masjid yang ada di sana. Namun karena jadwal yang cukup padat dan perjalanan ke Los Angeles yang memakan waktu sampai 4 jam perjalanan udara, maka rencana tersebut ditunda sampai memperoleh waktu yang khusus. (Myr)


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga