Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim Kepulauan Selayar Adakan Temu Kader Di Dalam Kampus

  • May 10, 2021, 9:10 a.m.

-

 

Kepulauan Selayar (Humas Kemenag) Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim Karajaang Kepulauan Selayar adakan temu kader dan orang tua mereka di Kampus Pesantren (Sabtu, 08/05/2021). Acara silaturrahim dan temu kader itu dilaksanakan dalam rangka mengingatkan kembali tentang tugas-tugas yang akan mereka emban sekembali dari menuntut ilmu dan menghafalkan Alquran di beberapa tempat yang ada di Pulau Jawa.

Hadir dalam acara temu kader itu adalah Kepala Seksi Bimas Islam, Saiful Herman, Pimpinan Pesantren, Abd. Kadir, Ketua Yayasan Rumah Quran, Muhammad Yamril, Kahar Muzakkar, Ismail bersama dengan walinya, Khairunnas bersama dengan walinya, Ismail Fauzan bersama dengan walinya, Aswar Setiawan, dan Hasyim. Turut juga hadir Pembina Yayasan Rumah Quran, Muhammad Arsyad, dan simpatisan, Hendriadi, namun keduanya datang setelah rapat selesai.

Hari ini sengaja kita kumpul bersama dalam rangka silaturrahim sekaligus menekankan kembali tentang tugas-tugas yang akan diemban oleh anak-anak kita sekembali dari menuntut ilmu. Hal ini sangat penting untuk kembali diingatkan mengingat ketentuan Allah berupa takdir kematian yang masih berada dalam rahasianya. Ke depannya kita tidak tahu siapa yang akan lebih dahulu meninggal, namun yang jelas Kami berharap agar kita yang hadir dapat saling mengingatkan.” Ungkap Yamril dalam arahannya.

Ketua Yayasan Rumah Quran itu maksudkan bahwa anak-anak dan para kader ini difasilitasi oleh Yayasan Rumah Quran untuk menimba ilmu, belajar alquran, dan menghafalkannya dengan tujuan agar mereka nantinya dapat mengamalkan ilmu yang telah diperolehnya di Kampus Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim.

Ðia juga menambahkan, ”biasanya orang yang telah memiliki ilmu itu akan dicari dan ditunggui oleh masyarakat. Kita tidak menginginkan kalian tergoda dengan materi yang ditawarkan oleh intitusi atau lembaga apapun seberapapun besarnya yang mereka tawarkan, sehingga kalian semua lupa dengan amanah yang telah diberikan oleh Yayasan dan Pesantren ini. Lapangan perjuangan kalian nantinya adalah Yayasan Rumah Quran atau Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim. Yakinlah bahwa orang-orang yang terlibat dalam menolong dan memperjuangkan agama Allah, maka Allah pun berkenan akan memberikannya pertolongan.”

Dalam acara yang berlangsung sampai pelaksanaan shalat ashar itu, salah seorang simpatisan Yayasan Rumah Quran, Hj. Siti Jaurah, istri dari H. Hasan,  juga menyempatkan memberikan bantuan cash sebesar Rp. 20.000.000 untuk pembangunan masjid dan operasional Pesantren.

Menurut Muhammad Yamril, bantuan tersebut adalah merupakan bukti yang Allah langsung tunjukkan,  bahwa Insya Allah selama kita semua masih berada dalam upaya memperjuangkan agama Allah, maka Dia juga akan senantiasa memberikan bantuan-Nya. (Myr)

 

 

 

 


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga