Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim Karajaang Kepulauan Selayar Bertekad Galakkan Pertanian Dalam Kampus Sebagai Sarana Kemandirian

  • June 20, 2021, 8:43 p.m.

-

 

Kepulauan Selayar (Humas Benteng) Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim Karajaang Desa Polebunging Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan, sejak kedatangan salah seorang kadernya dari The Learning Farm Bogor beberapa pekan lalu, kini sementara menggalakkan pertanian di dalam kampus. Mulai dari penanaman jeruk keprok khas kepulauan selayar, pembibitan dan penanaman sayur mayur, tomat, cabe, terung, bahkan sampai pembibitan jati putih, dan jati lokal.

Muhammad Yamril, Ketua Yayasan Rumah Quran Kepulauan Selayar yang merupakan induk dari Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim mengatakan bahwa sambil menunggu calon santri yang akan belajar dan menghafalkan Alquran di pesantren, maka seluruh pembina yang berada di dalam kampus mempunyai tugas utama mensukseskan pertanian yang nantinya diharapkan akan membantu menopang perekonomian di dalam kampus. Menurutnya, lahan kampus yang luasnya mencapai ± 5 ha harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

untuk mensukseskan jalannya aktifitas pertanian di dalam kampus, pihak Rumah Quran telah menggelontorkan tidak kurang dari Rp. 20.000.000. Dana sebesar itu digunakan untuk pembersihan lahan kampus, pengiriman kader, pembibitan, dan berbagai sarana  prasarana pertanian lainnya.” Jelasnya di hadapan para pembina dalam salah satu pertemuan.

Ismail, penanggung jawab pertanian kampus yang telah menempuh pendidikan dan pembinaan di TLF selama kurang lebih 100 hari mengatakan bahwa beliau bertekad menjadikan lahan tanah yang berada di sekitar masjid menjadi lahan sayur mayur. Dalam pandangannya, walaupun tanah di dalam kampus medannya bebatuan, namun apabila diberikan perlakuan khusus insya Allah juga akan menghasilkan nantinya.

Sementara itu, Abdul Kadir, Pimpinan Pesantren Karajaang juga dikenal sebagai seorang yang ulet di dalam bertani. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa pohon tomat, pohon cabe, pohon terung, pohon papaya, dan labu yang telah berbuah, bahkan sebahagiannya telah dijual ke tetangga kampus.

Beberapa kegiatan pertanian yang saat ini sementara berjalan di antaranya adalah pembuatan pupuk kompos yang sebentar lagi akan dapat digunakan, pembibitan bibit sawi, pembibitan dan penanaman tomat, pengadaan bibit jati putih, pembibitan dan penanaman sayur mayur, pembuatan lahan tanam, hidroponik, dan lain-lain. Bahkan beberapa waktu lalu beberapa hasil produk pertanian diarahkan ke Rayhan Hotel.

sebagai langkah awal, produk pertanian kita insya Allah akan kita bagi-bagikan ke para donator sebagai salah satu bentuk terima kasih dari pihak pesantren kepada mereka yang telah istiqamah dalam ber-kontribusi untuk kemajuan pesantren” Pungkas Muhammad Yamril di hadapan beberapa kerabatnya.  (Myr)

 


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga