Pesantren Karajaang Selayar Upayakan Kerjasama Dengan Yayasan Alquds

  • Sept. 23, 2021, 3:48 p.m.

-

 

Selayar (Humas Benteng) DR. Syekh Muhammad Ghoul akan upayakan terlaksana Perkemahan Alquran di Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim Karajaang Kepulauan Selayar. Hal tersebut diungkapkan beliau saat datang berkunjung silaturrahim dengan santri, wali santri,  dan pengurus pesantren di Karajaang kemarin sore. (Rabu, 22 September 2021).

Kehadiran Syekh Muhammad Ghoul adalah atas undangan dari pihak pesantren untuk mengadakan Munasharoh Palestina sekaligus memberi taujih (motivasi) kepada seluruh santri agar terus bersemangat bersama dengan Alquran

Ketua Yayasan Alquds Amanati Indonesia Sulawesi Selatan, Muthahharah saat tiba bersama dengan rombongan di tempat  mengatakan bahwa Pesantren KH. Abdul Qadir Qasim Karajaang sangat potensial menjadi pesantren alam. Dan untuk itu, beliau sangat berharap nantinya Yayasan Alquds Amanati Indonesia dapat ikut berpartisipasi dalam memajukan Pesantren tersebut.

Syekh Muhammad Ghoul saat berada di masjid, di hadapan para santri, pembina, serta beberapa wali santri mengatakan bahwa dia sangat berbahagia dapat bertemu dengan para ahlul quran yang merupakan orang-orang yang diistimewakan Allah swt.

bahwasanya yang terpenting bukanlah pada seberapa cepatnya kita mampu menyelesaikan hafalan alquran, karena hal itu sangat tergantung pada kemampuan dan motivasi kita di dalam menghafalkannya. Orang yang bersungguh-sungguh menghafalkan alquran dan memiliki keinginan yang kuat akan hal itu, insya Allah, Allah akan memudahkannya dalam mencapai apa yang dia inginkan.” Demikian ungkapnya.

Syekh Muhammad Ghoul, pria kelahiran Gaza Palestina 30 tahun silam, menurut informasi telah hafal alquran ketika masih berumur 15 tahun dalam waktu 70 hari.  anak-anak Gaza Palestina seringkali adakan perkemahan Alquran dan pada setiap event perkemahan di antara mereka ada yang mendapatkan 5 juz, 2 juz, dan ada pula hanya 1 juz. itu sangat tergantung pada kemampuan dan keinginan kuat mereka.” Imbuhnya.

Syekh Muhammad Ghoul juga berharap bahwa setelah para santri memperbaiki dan melancarkan bacaannya, beliau insya Allah akan datang dan mengadakan program kemah alquran yang dengannya para santri dapat menghafalkan alquran dengan waktu yang lebih singkat dari biasanya. Harapannya, semoga kegiatan tersebut dapat terealisasi pada bulan November atau Desember mendatang.

Sebelum meninggalkan lokasi kampus, pria yang juga menyelesaikan program Doktornya di Universitas Islam Malaysia ini bermohon kepada Allah Swt. agar Pesantren Karajaang suatu saat nanti akan menjadi markas penghafal alquran di Kepulauan Selayar yang darinya kelak akan lahir para ulama yang menyiarkan dan mengajarkan agama islam. Amin Ya Rabbal alamin. (Myr)

 

 


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga