MIS Aisyiyah Selayar Silaturrahim Ke Para Sesepuh Selayar

  • July 22, 2021, 11:07 a.m.

-

 

Selayar (Humas Benteng) Di Hari Raya Kurban 1442 H, Kepala Sekolah Madrasah Aisyiyah Kepulauan Selayar, Alham Radjab ajak seluruh jajarannya bersilaturrahim kepada sesepuh Selayar. (Rabu, 21 Juli 2021). Hadir dalam silaturrahim tersebut Kamad, Komite Sekolah, dan para guru yang keseluruhannya berjumlah 15 (lima belas) orang.

Kepada Bagian Humas Kementerian Agama, Kepala Madrasah Aisyiyah, Alham Radjab mengatakan bahwa bersilaturrahim antar warga madrasah dan juga tokoh-tokoh masyarakat, terutama sesepuh muhammadiyah telah menjadi program madrasah pada waktu-waktu tertentu, terlebih di hari Hari Raya Idul Adha. Menurutnya, dengan bersilaturrahim rezki akan terus bertambah dan umurpun akan dipanjangkan oleh Allah Swt.

Silaturrahim dimulai dengan mengunjungi kediaman Hj. Ramlah Safar, salah satu sesepuh Aisyiyah dan pernah menjadi Pimpinan Daerah Aisyiyah Kepulauan Selayar pada beberapa waktu lalu. Di kalangan masyarakat Selayar, Hj. Ramlah Safar dikenal sebagai seorang Daiyah Muhammadiyah yang selalu aktif berdakwah sampai ke pelosok-pelosok desa. Namun sejak jatuhnya dari kendaraan beberapa tahun yang lalu, beliau kini banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga di dalam rumah.  

H. Baso Rumma, kadang disapa H. Basrum adalah salah satu tokoh pendidikan Kepulauan Selayar yang  juga menjadi obyek kunjungan Kamad Aisyiyah bersama dengan jajarannya. Beliau juga pernah menjadi Pimpinan Pesantren Alquran Babussalam setelah KH. Abdul Qadir Qasim meninggal dunia. Walau telah lama berbaring di atas tempat tidurnya, H. Basrum masih sempat menitip pesan kepada para tamunya itu,

Bekerjalah tanpa pamrih, dan berharaplah hanya kepada Allah, insya Allah kinerjamu akan baik dan akan peroleh balasan yang setimpal dari Allah Swt.” pesannya dengan suara yang sedikit terseret namun jelas.

Alham Radjab ketika dikonfirmasi terkait motivasi kunjungannya, dengan santai beliau jelaskan,

Keberkahan itu hanya miliknya Allah, tidak selain-Nya. Dengan silaturrahim ini, saya dan seluruh teman-teman sangat berharap memperoleh keberkahan dari Allah lantaran ridho dan doa-doa mereka. Itulah yang maksudkan dengan Tabarruk.”

Silaturrahim berakhir pada Pukul 13:30 dengan sederet pelajaran yang dapat mereka petik. Saat kembali dari acara tersebut, menurut Alham, para guru peroleh kesan dan pelajaran yang berbeda antara satu dengan lainnya, sangat tergantung pada kwalitas ilmu dan pemahaman mereka masing-masing dan dari sudut apa mereka memandang. (Myr)


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga