MAN Kepulauan Selayar Mulai Menata Madrasah Wisata Religius

  • April 6, 2021, 2:56 a.m.

-

Kepulauan Selayar (Humas Kemenag) Kepala Madrasah Aliyah Negeri Kepulauan Selayar, Sofanul Hidayatullah, M.Ag mulai menata lokasi penempatan Madrasah Wisata Religius yang terletak di belakang Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar. Tanah yang luasnya mencapai 2 ha. lebih itu adalah tanah hibah yang diberikan oleh Pemerintah Daerah pada masa H. Akib Patta kepada Madrasah Aliyah Negeri untuk peruntukan pembangunan madrasah.

Sofanul Hidayatullah saat berkunjung ke Kantor Kementerian Agama kemarin (Senin, 06/04/2021) mengatakan bahwa perintisan Madrasah Wisata Religius yang masih berada di bawah naungan MAN Kepulauan Selayar tetap berproses hingga saat ini. Di antara beberapa hal yang telah kita perbuat, di antaranya adalah Legalisasi Tanah yang insya Allah akan diperoleh pada bulan mei mendatang (menurut yang dijanjikan oleh pihak pertanahan), pembersihan lokasi, pembuatan Site Plan Madrasah Wisata Religius, pembuatan beberapa gazebo untuk sarana pembelajaran terbuka, dan perintisan jalan menuju puncak lokasi.

Kami sementara membuat desainnya agar Madrasah Wisata Religius yang dalam tahap perintisan ini dapat menjadikan Madrasah Aliyah Negeri menjadi Madrasah yang mandiri namun juga religious. Nampaknya memang seakan-akan mimpi, namun insya Allah dengan dukungan dari semua pihak hal tersebut dapat kita wujudkan. Amin.” Demikian keterangan yang disampaikan oleh Sofanul di ruang Humas Kemenag saat berkunjung kemarin.

Sofanul Hidayatullah, saat dikonfirmasi oleh Staf Humas terkait dengan program yang akan berjalan nantinya di madrasah tersebut mengatakan, ”Madrasah ini berbasis Wirausaha dengan program Agrowisata, peternakan, dan kerajinan berbasis kearifan lokal. Para santri akan belajar sebagaimana layaknya murid-murid sekolah di Madrasah Aliyah pada pagi hari, sepulangnya mereka akan memperoleh pendidikan agama sebagaimana pesantren pada umumnya. Hal ini akan berlangsung dari hari senin sd. Hari Jumat. Hari sabtu adalah pembelajaran wirausaha dengan target One Day One Produk. Sedang hari Ahad madrasah dibuka untuk wisata bagi keluarga.”

Sofanul Hidayatullah mengakui bahwa mewujudkan cita-cita besar ini tidaklah semudah membalikkan tangan. ”Di sana ada kendala dan pasti banyak tantangannya” pungkasnya. Oleh sebab itu, Beliau sangat berharap adanya dukungan doa, moril, dan materil dari semua pihak.

Saat ini yang berat tantangannya dan membutuhkan materi yang cukup banyak, menurutnya adalah penataan jalan menuju puncak lokasi yang memang cukup tinggi. Dia menambahkan, ”baru-baru ini Kami sempat ketemu dengan operator alat berat dan dia mengatakan butuh 2 (dua) hari untuk menata lokasi peruntukan untuk jalan dan itu butuh dana kisaran Rp.10.000.000 (Sepuluh juta rupiah).” (Myr)


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga