Ka Kankemenag Jadi Narasumber Sosialisasi Pendewasaan Usia Pernikahan

  • Dec. 1, 2021, 10:08 p.m.

-

Benteng (Humas Selayar) - Kepala Kantor Kemenag Kab. Kep. Selayar Nur Aswar Badulu menjadi narasumber pada Sosialisasi Pendewasaan Usia Pernikahan di Ruang Pola Kantor Bupati Kab. Kep. Selayar, Rabu (01/12/2021).

Nur Aswar Badulu menjelaskan materi tentang Pendewasaan Usia Pernikahan dari pandangan hukum Islam kepada peserta yang hadir. 

Selanjutnya Aswar menuturkan bahwa Undang-Undang pernikahan No. 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan,

"Perkawinan sah adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri yang membentuk keluarga bahagia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Supaya bisa diterima sebagai suami isteri maka harus ada ikatan, tetapi ada suami istri tidak memiliki ikatan yaitu yang tidak tercatat di KUA. Karena jika tidak tercatat maka pihak yang dirugikan adalah pihak istri karena tidak bisa mengurus perkara harta, anak, dan lain-lain."

"Perlu ditanamkan bahwa UU yang sebelumnya usia menikah pada perempuan minimal 16 tahun dan laki-laki 19 tahun tetapi dalam UU baru mengharuskan 19 tahun baik perempuan maupun laki-laki untuk menikah. Kalau ada anak yang masih di bawah umur 19 tahun pada saat mengajukan di KUA dapat dipastikan akan ditolak, jika masih mau menikah maka akan diarahkan ke Pengadilan Agama untuk menjalani sidang." Tambahnya. 

Aswar juga mengatakan bahwa bagi hukum Islam perlu dipahami ketentuan pernikahan ada beberapa pendapat para Imam yaitu Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafii dan Imam Hambali. Tetapi yang paling banyak dipakai di Indonesia adalah mengacu pada Imam Syafii dan Imam Hambali yaitu Usia 15 tahun Laki-laki dan perempuan. Akan tetapi jika suatu pernikahan disebut sah dan ada ikatan apabila tercatat dimata Agama dan Hukum. 

Aswar juga menekankan bahwa "Kami dari Kementerian Agama, BKKBN, Diknas, dan unsur terkait akan terus memberikan pemahaman - pemahaman bagi generasi muda supaya memahami kualitas diri, berbangsa dan bernegara.

Kegiatan tersebut merupakan salah program Dharma Wanita Kab. Kepulauan Selayar dalam bidang pendidikan dan melibatkan peserta dari Siswa-siswi SMA/SMK/MAN Kab. Kepulauan Selayar. (dp) 


Sumber
Penulis : Dian Pertiwi

Baca Juga