Bimbingan Penyelenggaraan Jenazah Kepulauan Selayar, Beda Dari Biasanya

  • March 17, 2021, 4:07 p.m.

-

Selayar (Humas Kemenag) Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar  bekerjasama dengan Pemerintah Desa Patilereng Kecamatan Bontosikuyu, Saharuddin Arif mengadakan Bimbingan Penyelenggaraan Jenazah (Selasa, 16 Maret 2021). Acara yang diadakan di Dusun Lembang Jaya tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua Penggerak PKK Desa Patilereng, Penyuluh agama non PNS Desa Patilereng, Staf Kantor Urusan Agama Kecamatan Bontosikuyu, Imam Dusun, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan keagamaan yang diadakan pada hari ini adalah sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita. Selain untuk memperkaya dan memperluas wawasan keilmuan kita, membantu masyarakat kita yang mengalami musibah kematian, kegiatan seperti ini juga diharapkan memperkuat keyakinan kita bahwa suatu hari nanti kita semua akan kembali ke hadirat Allah swt.” demikian ungkap Zubair Nur di sela-sela pengarahannya.

Kepala Desa Patilereng, atas nama pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dalam sambutannya, Kepala Desa mengakui sejujurnya bahwa beliau sangat terbantu dengan adanya bimbingan penyelenggaraan jenazah yang diadakan di Patilereng.

ke depannya Kami atas nama pemerintah sangat berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga pengetahuan masyarakat juga semakin meningkat.” Demikian harapan Udin, sapaan akrab Kepala Desa saat memberi sambutan.

Acara ini diikuti dengan sangat antusias oleh warga masyarakat. Berbeda dari biasanya, warga tidak menginginkan boneka dijadikan sebagai alat peraga. ”bagaimana mungkin bisa faham dengan langkah-langkahnya dan lain-lain sebagainya jika yang dijadikan sebagai peraga adalah boneka.” Ujar Taufik, salah seorang peserta yang mengikuti acara dengan penuh perhatian.

Zubair mengatakan saat dikonfirmasi oleh Staf Humas Kemenag, ”keinginan masyarakat kita penuhi, maka masyarakat pula yang menjadi alat peraga, mulai dari memandikan sampai pada tata cara mengkafani.”

Selain itu ujarnya, setiap satu orang dari setiap dusun juga ditunjuk untuk praktek memandikan mayat. Dengan model bimbingan seperti ini, diharapkan warga dapat benar-benar faham tentang tugas yang mulia ini. (myr)


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga