Bimas Islam Selayar Ukur Arah Kiblat Di Masjid Nurul Huda Parappa

  • July 27, 2021, 9:30 a.m.

-

 

Selayar (Humas Benteng) Panitia Masjid Nurul Huda Parappa Kecamatan Bontoharu undang Kementerian Agama Kepulauan Selayar adakan pengukuran arah kiblat siang kemarin. (Senin, 26 Juli 2021).  Arfianto, salah satu unsur Panitia Masjid mengatakan bahwa Masjid Nurul Huda akan direhab dengan berbagai pertimbangan, di antaranya adalah untuk memperluas badan masjid, pembangunan menara masjid, dan perluasan lahan parkir.

Rombongan Kementerian Agama yang dipimpin oleh Usman Rahman, mewakili Kepala Seksi Bimas Islam yang tidak sempat hadir karena sebab tertentu, tiba di lokasi pada pukul 09:20 dan disambut hangat oleh jajaran Panitia Pembangunan Masjid. Hadir Pengurus Masjid di antaranya adalah Arfianto dan Aspa, Ketua dan Sekretaris Panitia Masjid, Jumaing dan Harfin, Ketua dan Sekretaris Panitia Pembangunan, Mukhlis, Pembina Masjid,  dan Ahmad Keba, Kepala Lingkungan Parappa.

Saat dilakukan ukur arah kiblat dengan menggunakan Kiblat Tracker, alat yang selama ini digunakan oleh Kementerian Agama, tidak ditemukan adanya perubahan yang signifikan dari arah yang semula. Hal itu diperkuat pula dengan penggunaan Aplikasi arah kiblat yang juga digunakan oleh unsur Panitia Masjid.

Menurut Saiful Herman, Kasi Bimas Islam yang selama ini banyak turun ke desa-desa adakan pengukuran arah kiblat, hasil dari pengukuran arah kiblat ini mengalami sedikit perbedaan dari arah kiblat semula, arah kiblat sebelumnya tepat mengarah ke arah barat, namun saat ini harus pada titik koordinat 292 arah barat dengan selisih 22 derajat dari arah semula. Selain itu, dari hasil pengukuran tersebut, masjid yang bersangkutan juga akan diberikan sertifikat yang nantinya akan menjadi persyaratan terdaftar masjid dalam system aplikasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.

Setelah pengukuran selesai, Arfianto juga sempat jelaskan bahwa di antara hal yang mendorong diadakannya rehab masjid adalah semakin meluasnya area tanah wakaf yang dimiliki oleh masjid dan adanya rencana pemindahan Posyandu yang selama ini masih menggunakan tanah milik Masjid Nurul Huda.  (Myr)


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga