Begini Prosedur Persiapan Pelaksanaan Belajar Mengajar Di Madrasah

  • March 23, 2021, 4:07 p.m.

-

Selayar (Humas Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. H. Nur Aswar Badulu membuka acara Persiapan Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar secara Tatap Muka di Masa Pandemi. Turut hadir sebagai Narasumber adalah Kepala Seksi Kelembagaan dan Kerjasama Madrasah Ibtidiyah dan Tsanawiyah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Pusat, Dr. Zulkifli, S. Ag. M. Si.

Dra. Andi Nirmala, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah yang bertindak sebagai moderator mengatakan bahwa acara penting ini dilakukan adalah dalam rangka persiapan pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka yang di beberapa tempat telah mulai dilaksanakan.

Di hadapan 40 (empat puluh) peserta lebih yang terdiri dari Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah, dan Kepala Sekolah Madrasah Aliyah,  Kepala Kantor Kementerian Agama, Dr. Nur Aswar Badulu mengatakan ”proses pembelajaran melalui jaringan yang saat ini dikenal dengan istilah daring tidak selamanya berjalan dengan mulus dan sesuai dengan yang diharapkan. Ada banyak problema yang terjadi dalam proses pembelajaran. Mendasari itulah, maka muncul surat keputusan yang ditandatangani 4 menteri yang berencana membuka pembelajaran tatap muka dengan berbagai macam persyaratan yang harus dipenuhi.”

Dr. Zulkifli, orang asli Kepulauan Selayar yang saat ini berkarir di Kementerian Agama  Pusat, banyak mengisahkan pengalamannya saat masih berkarir di Sulawesi Selatan. Beliau yang juga adalah sahabat karib Kakankemenag Selayar sejak kecil mengatakan bahwa beliau adalah asli Kampung Tanete, salah satu Desa yang terletak di ujung utara Kepulauan Selayar. Oleh sebab itu, walau telah 15 tahun lebih tidak pernah menginjakkan kaki di Kepulauan Selayar, namun sebagai Bahasa Ibu dia tetap memahami Bahasa Daerahnya, Bahasa Selayar.

Saat ini semua zona; merah, kuning, dan hijau telah memungkinkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara tetap muka, namun sifatnya masih berjenjang. Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan yang tertandatangani oleh 4 (empat) menteri; Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, dan Menteri dalam negeri.” Ujar Zulkifli yang juga pernah berkarir sebagai Kepala Kantor Urusan Agama di Toroja.

Dia juga menambahkan bahwa khusus Madrasah yang akan mengadakan proses belajar mengajar secara tatap muka harus memperoleh Surat Izin dari Kepala Kantor Kementerian Agama, yang sebelumnya telah mengisi Daftar Periksa dan Surat Persetujuan dari Orang tua murid.

Kepada seluruh rekan-rekan guru agar jangan lupa agar senantiasa mengajarkan kepada para siswa didik agar belajar berperilaku hidup bersih dan sehat. Baru-baru ini saya mengunjungi NTT dan mendapati seorang gubernur yang sangat peduli terhadap kebersihan, terutama kebersihan toilet. Maka tidak mengherankan kalua di sana kita menemukan Toilet di Kantor Gubernuran yang mirip dengan hotel.” Ujar Zulkifli.

 

 

 

 


Sumber
Penulis : Muhammad yamril

Baca Juga